Tampilkan postingan dengan label news. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label news. Tampilkan semua postingan
Makalah Pengenalan Alat Ukur
download news
Makalah Pengenalan Alat Ukur
Mata Kuliah : Pengenalan Alat Ukur
Prodi / Semester : Pendidikan Fisika / Semester 1
Fakultas : Tarbiyah dan Keguruan
UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SUNAN GUNUNG DJATI - BANDUNG
Mata Kuliah : Pengenalan Alat Ukur
Prodi / Semester : Pendidikan Fisika / Semester 1
Fakultas : Tarbiyah dan Keguruan
UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SUNAN GUNUNG DJATI - BANDUNG

THE REAL TERRORIST
life news
Apa yang ada dalam fikiran anda ketika mendengar kata
teroris,. Yang mungkin terbayang adalah ancaman, teror, senjata, bom, ledakan,
kematian,.
Lalu bagaimana wujud teroris dalam bayangan anda,.?
Mungkin dalam fikiran anda teroris itu memakai pakaian putih
/ hitam, memakai cadar, memakai gamis dan memakai sorban. Yaa,.. mungkin
intinya berpakaian orang muslim. Akan tetapi saya kurang setuju dengan
pemikiran seperti itu. Bila anda berfikiran seperti itu, maka anda juga, orang
muslim juga yang menganggap islam itu sebagai teroris. Itulah yang di inginkan
oleh Yahudi dan saya langsung sebut Amerika bahwa islamlah teroris itu. Akan
tetapi dalam fikiran saya teroris itu orang yang garang, bersenjata, memakai
penutup wajah berwarna hitam, ya kurang lebih seperti itulah,.
Dan gak ada salahnya juga berfikir seperti itu karena mungkin
sebagian dari kita memang melihat dengan jelas bahwa sebagian besar teroris itu
memakai pakaian layaknya seorang muslim. Mungkin memang asli beragama islam
yang telah SALAH memahami apa itu jihad, atau memang itu teroris amerika yang
sengaja diperintah untuk berpakaian muslim karena memang merupakan strategi
cuci otak oleh Yahudi yang di sebut Gazul Fikri yang intinya membuat mainset
setiap orang berfikiran bahwa islam itu teroris. saya hanya miris dan sedih
saja melihatnya dimana di Amerika sendiri sudah kejadian dimana sebagian
masyarakatnya itu takut akan islam yang disebut islamophobia atau apalah itu
namanya. Jadi ada diskriminasi terhadap seorang yg berpakaian muslim, takut
akan islam yang mereka anggap itu teroris.
Tapi itu bukan materi inti dari tulisan ini, ya terserah mau
beranggapan teroris itu seperti apa,. Anda tidak salah berfikiran teroris
berpakaian muslim, karena memang di media anda melihatnya seperti itu,. Tapi
yang jelas itu BUKAN ISLAM
Jadi siapa teroris sebenarnya,.?
Sedikit menyinggung karakter umat islam yaitu umat islam
tidak akan menyerang terlebih dahulu apabila tidak mendapatkan ancaman, jadi
tidak ada karakter meneror dari islam itu sendiri,. Tercermin juga dari
peperangan yang dilakukan oleh Rasulullah SAW bahwa Rasulullah tidak pernah
memulai peperangan, tapi musuhlah yang memulainya. Jadi islam itu cinta akan
kedamaian.
Dari kejadian kemarin juga yang terjadi di Madinah sudah
terlihat jelas, bahwa secara logika jika teroris itu islam mengapa menyerang saudara
sendiri, semua orang tahu bahwa Madinah itu salah satu tanah yang dianggap suci
dan disana mayoritas orang Muslim kan,..
lalu kenapa di BOM,? siapa pelakunya
? Kalau memang islam itu teroris, untuk apa meledakan BOM di daerah saudaranya
kan, berarti pelakunya yang jelas BUKAN
ISLAM,.
Lalu bagaimana dengan ISIS? Perlu ditekankan itu BUKAN
organisasi islam. Itu hanya organisasi yang MENGATASNAMAKAN islam, BUKAN islam,
sudah saya terangkan kan diatas bahwa karakter umat islam itu cinta akan
kedamaian. Yang jadi masalahnya adalah karena Amerika ingin mencuci otak kita
bahwa islam itu teroris
Sekarang kita lihat perang antara Palestina dan Israel,.
Perang tersebut sudah cukup lama. Saya rasa itu perang yang sangat kejam, dan
selalu membawa isak tangis, peperangan saudara Muslim kita, peperangan antara
senjata dengan batu, tank dengan seorang anak, penguasa dengan seorang rakyat.
Sungguh sangat ironis,.
Jika memang islam itu teroris, maka terntunya memiliki
persenjataan yang banyak, lalu kenapa tidak membantu saudara sesama Muslim di
palestina, kenapa tidak BOM saja itu Israel seperti yang dilakukan teroris belakangan
ini,. Lalu untuk ISIS yang katanya organisasi islam, kenapa diam saja? tidak
membantu sesama Islam di palestina? Mengapa? ,. Karena mereka BUKAN ISLAM
Mereka semua sebenarnya Berpihak pada Yahudi Amerika,.
Lalu masih menganggap ISLAM itu teroris? Islam itu berbahaya
? sebenarnya yang berbahaya itu Yahudi dan Amerika. Sesungguhnya islam ramah
tidak pernah menyakiti sesama, cinta damai dan jika memang keluar dari itu semua
yang jelas itu BUKAN ISLAM,.
Selebihnya apabila ingin mengenal islam, pelajari Al-Qur’an
karena semua kebenaran ada di sana,.
Mungkin sekarang setiap orang harus berfikir rasional dan
analisis, juga jangan terpengaruh oleh media. Setiap tulisan yang ada di media
jangan diserap seluruhnya, kebanyakan mengandung kebohongan yang tidak sesuai
dengan faktanya dilapangan. Walah,. berarti termasuk artikel ini dong? Ya,, iya
begitulah.. Penulis juga tidak memaksa pembaca untuk menerima semua yang ada
dalam artikel ini, apabila ada kekurangan atau perbedaan pendapat silahkan isi
di komentar, atau bagi anda yang kontra akan artikel ini silahkan
meninggalkannya,. Tapi agar bisa saling menasehati, penulis mengharapkan kritik
dan saran yang membangun pada kolom komentar untuk meluruskan apabila ada hal
yang salah,.
- Written By Aktivis Muslim -
Cerita Muslimah Amerika
life news
Ini kisah nyata dari Amerika (US) sekitar tahun 2006. Pengalaman nyata seorang muslimah asal Asia yang mengenakan jilbab.
Suatu hari muslimah ini berjalan sepulang kerja cukup malam. Suasana jalan setapak sepi . Ia melewati jalan pintas.
Di ujung jalan pintas itu, dia melihat ada sosok pria Kaukasian. Ia menyangka pria itu seorang warga Amerika . Tapi perasaannya agak was-was karena sekilas raut pria itu agak mencurigakan seolah ingin mengganggunya.
Dia berusaha tetap tenang dan membaca kalimah Allah. Kemudian dia lanjutkan dengan terus membaca Ayat Kursi berulang-ulang seraya sungguh-sungguh memohon perlindungan Allah swt. Meski tidak mempercepat langkahnya, ketika ia melintas di depan pria berkulit putih itu, ia tetap berdoa. Sekilas ia melirik ke arah pria itu, dan dengan jelas melihat wajahnya. Orang itu asik dengan rokoknya, dan seolah tidak mempedulikannya.
Keesokan harinya , muslimah itu melihat berita kriminal, seorang wanita melintas di jalan yang sama dengan jalan yang ia lintasi semalam. Dan wanita itu melaporkan pelecehan seksual yang dialaminya di lorong gelap itu. Karena begitu ketakutan, ia tidak melihat jelas pelaku yang katanya sudah berada di lorong itu ketika perempuan korban ini melintas jalan pintas tersebut.
Hati muslimah ini pun tergerak karena wanita tadi melintas jalan pintas itu hanya beberapa menit setelah ia melintas di sana. Dalam berita itu dikabarkan wanita itu tidak bisa mengidentifikasi pelaku dari kotak kaca, dari beberapa orang yang dicurigai polisi.
Muslimah ini pun memberanikan diri datang ke kantor polisi, dan memberitahukan bahwa rasanya ia bisa mengenali sosok pelaku pelecehan kepada wanita tersebut, karena ia menggunakan jalan yang sama sesaat sebelum wanita tadi melintas.
Melalui kamera rahasia, akhirnya muslimah ini pun bisa menunjuk salah seorang yang diduga sebagai pelaku. Ia yakin bahwa pelakunya adalah pria yang ada di lorong itu dan mengacuhkannya sambil terus merokok .
Melalui interogasi polisi akhirnya orang yang diyakini oleh muslimah tadi mengakui perbuatannyaa. Tergerak oleh rasa ingin tahu, muslimah ini menemui pelaku tadi dan didampingi oleh polisi.
Muslimah : “Apa Anda melihat saya? Saya juga melewati jalan itu beberapa menit sebelum wanita yang kauperkosa itu? Mengapa Anda hanya menggangunya tapi tidak mengganggu saya? Mengapa Anda tidak berbuat apa-apa padahal waktu itu saya sendirian?”
Penjahat : “Tentu saja saya melihatmu malam tadi. Anda berada di sana malam tadi beberapa menit sebelum wanita itu. Mana mungkin saya berani mengganggu anda, sementara ada dua orang pengawal besar di belakang Anda pada waktu itu. Satu di sisi kiri dan satu di sisi kanan Anda.”
Muslimah itu tidak bisa melanjutkan kata-katanya. Hatinya penuh syukur dan terus mengucap syukur. Dengkulnya bergetar mendengar penjelasan pelaku kejahatan itu, ia langsung menyudahi interview itu dan minta diantar keluar dari ruang itu oleh polisi.
Jadi, apapun yang terjadi,. Selalu berdo'a meminta pertolongan dan perlindungan kepada-Nya. Allah selalu ada melindungi hambanya bagaimana pun caranya,.
Manfaatkan Waktunu
life news
Artikel By Wonderfulislam
"Baru kerasa susahnya nyari universitas, pas kelas 11 masih santeei..Eh sekarang keteter, bimbang." -Percakapan ringan kami selepas Rapat Santif Darussalam Ciwalen.
"Baru kerasa susahnya nyari universitas, pas kelas 11 masih santeei..Eh sekarang keteter, bimbang." -Percakapan ringan kami selepas Rapat Santif Darussalam Ciwalen.
Memang betul, penyesalan selalu datang diakhir. Jika saja, ini itu anu anu bla bla bla...."apakah mungkin masih ada kesempatan ?" MASIH!! Caranya ? Ya kalian, adek-adek kelas 11 dan kelas 10. Maksimalkan peluang kalian di SMA kali ini. "Berat kak." Tidak ada kesuksesan yang dibuat secara instant. Mending kamu berat di awal, atau berat di akhir ? "Tapi kak, kan masa muda." Belajar sungguh2 bukan berarti menghabiskan seluruh masa mudamu, setiap orang memiliki definisi yang berbeda. Ikuti passionmu dalam berusaha mengejar impian. "Tapi masih bingung menentukan jurusan kak." Segera kenali potensimu, kenali kepribadianmu. Mengikuti organisasi, ekskul, dan kegiatan ilmiah lainnya efektif membantu dalam mengenali siapa kamu. Evaluasi setiap pasca ujian, dimana kelemahanmu dan juga kelebihanmu! Mana bidang akademik yang membuatmu tergugah untuk memancing rasa penasaranmu. Sampai membuatmu susah tidur sebelum kamu dapat jawabannya. Mana yang sekiranya membuat kamu terus tertantang untuk menyelesaikannya. (Zenius.net) "Tapi biasanya suka berubah2". Kondisi seperti ini memang sedang masa labil. Eksplorasi jati diri kamu memang sedang tinggi. Tidak ada salahnya kamu gantungkan mimpi terbesar kamu (sertai juga action). Buat lembaran dan tempel di dindingmu seperti "mimpi2ku" atau "mimpi 10 tahun kedepan" dsb. Dan paling utama, perbanyak ibadah dan memohon kepada Yang Maha Kuasa, agar mimpimu ditakdirkan dan menjadi kenyataan...
Kita sudah lihat betapa banyaknya orang2 "maaf" dari kalangan kurang mampu bahkan miskin, tetapi berhasil mencapai kesuksesan karirnya bukan ? Itu karena kegigihan mereka. Mereka juga mau hidup prihatin...
Ini menjadi motivasi bagi kita, khususnya kalian, adik2. And especially too,
kalian "calon mahasiswa". (Aamiin)
Sekolahlah yang giat. Orangtuamu telah susah payah membiayai sekolah untukmu hanya karena ingin kamu dapat menjemput cita-citamu. Terbayangkah olehmu setiap cucuran keringat orangtuamu yg keluar ketika mencari nafkah dengan kerja keras, dan setiap kata2 yg terucap tatkala mereka sedang mencurahkan isi hatinya kepada Sang Khaliq ?
Tegakah kamu menyia2kan kesempatanmu disekolah?
Disaat orangtua murid membela anaknya yg salah dan mengadukan ke pihak berwajib, jadikanlah DIRIMU..sebagai kebanggaan orangtua dan juga sekolah, serta telah siapkah dirimu untuk membuat orangtuamu, menangis bangga melihat putra-putrinya dikalungi medali wisuda, dan medali prestasi, serta namanya tercantum dalam universitas impiannya, ataupun telah mengenakan seragam kerja yg membuat dirimu terlihat siap menggantikan tulang punggung keluarga ?
Lihat!! betapa singkatnya hidup ini. Terutama di SMA. Memang begitu adik2ku.
Yang terakhir selain kamu siap menggantungkan cita2mu, mintalah restu kepada orangtuamu, dan mintalah permohonan maaf juga...Agar mimpimu, terbawa bersama berkah kedua orangtuamu...
*aku yang malu dengan catatanku
Adik2, belajarlah yang benar. Kecuali memang engkau tidak mengharapkan ridho Allah Swt..
Writen By Muhammad Farisan Fauzi
Bocah Merah Putih
life newsDetak berubah menjadi detik, ya memang semua yang berlalu tak akan pernah kembali meski kita memohon dan mengemis meminta waktu untuk kembali mengulang apa yang telah terjadi dimasa masa indah berharap semua itu tak pernah berakhir.
Hawa dingin subuh mulai menusuk
tulang dan sendi-sendiku seolah memerintahkan diri untuk tetap diam dan
bergulung dalam hangatnya selimut dan kenyamanan kasur yang menelan badan
kelelahan ini, itu semua godaan dari hawa nafsu yang melarang diriku untuk
mengawali hari dan melakukan sholat subuh.
‘’berat sekali rasanya badan
ini.. males sholat ihh” kata kata itu keluar begitu saja dari dalam mulutku.
“man..BANGUN... sekolah sanah..
mau disebor lagi kamu.. bosen ngebangunin kamu terus, pusing nih emak..” ya,
itu adalah kekuatan yang paling menyeramkan, kekuatan yang disebut the power of emak emak.
“iya mak bentar lagi..”
perlahan tapi pasti ku tinggalkan kasur dan segala kenyamanan yang ada
didalamnya, lalu menghampiri kain sarung dan langsung pergi kemesjid untuk melaksanakan sholat subuh.
Ketika matahari menyongsong
langit dengan cahaya yang terang disitulah kuawali hari dengan mendengar teriakan ayam-ayam tetangga yang seolah olah
memerintahkan kita untuk pergi beraktifitas.
SUDIRMAN....
jangan tidur di kamar mandi, kebiasaan kamu itu jelek tau..” kembali
kudengar teriakan paling mengerikan dari
kekuatan yang paling melegenda yang pernah ada.
“iya
mak.. bentar lagi..” akhirnya kupercepat aktifitasku di kamar mandi dan
lekas-lekas memakai baju untuk segera berangkat pergi kesekolah..
Seperti
biasa sebelum berangkat menuju sekolah aku berdoa dan melakukan aktifitas yang
menurut orang lain aneh dan sedikit gila, ya aktifitas itu adalah berdiam
sejenak didepan tiang bendera dihalaman rumahku sambil memeluk sehelai benderah
merah putih yang sudah lusuh, lalu secara perlahan kubentangkan bendera itu,
lalu kunaikan sampai ujung tiang tertinggi didepan rumahku. Semakin membentang
bendera merah yang tak lagi merah dan putih yang tak lagi putih, menyongsong
indahnya langit pagi di bumi Nusantara, seolah berteriak dengan gagah berani
memompa semangatku untuk berangkat menuju tempat yang menurutku tempat yang
paling indah. Sekolah.
Tak
lupa kusandang tas lusuhku yang robek dan compang-camping disana-sini, dan yang
paling menyorot penampilanku adalah sebuah pin garuda berkarat yang tersemat
dikerah bajuku yang menjadi bahan ejekan teman-teman sekolahku.
Perlahan
tapi pasti langkah itu mulai terdengar di lorong koridor kelasku, padahal bel
sekolah pun belum berteriak memerintahkan siswa-siswi memasuki ruangan
pembantaian bernama kelas. Ya, beliau adalah Pak Yahya guru Matematika yang
sangat disiplin, pernah suatu hari beliau masuk kelas satu jam sebelum kelas
dimulai . Benar-benar guru teladan.
Akhirnya tibalah pak Yahya
mengeluarkan senjata pamungkasnya berupa daftar kehadiran dan pulpen merah
darah. Lalu mulai menanyai satu persatu
murid tentang tugas kemarin, dan semua teman-temanku sudah mengerjakanya.
“Sudirman... sudah PRnya?”
tepat ketika namaku dipanggil, dan Pak Yahya menghampiri mejaku.
“sudah pak... inih pak” dan
ternyata baru kusadari ternyata diriku salah membawa buku, ahh hari yang sial
“mana.. ini kertasnya masih
kosong? Jangan main main kamu sama saya, berdiri didepan kelas sampai jam
matematika berakhir”
Satu jam pelajaran ku habiskan
berdiri didepan kelas, sambil terkantuk-kantuk mendengarkan ceramah dari Pak
Yahya dan teman-temanku hanya tertawa dan melempariku dengan kertas tanpa
sepengetahuan Pak Yahya. Akhirnya berakhir sudah pembantaian yang diberikan
oleh Pak Yahya padaku. Kini pelajaran telah berganti dengan pembantaian ronde
dua, ya itu adalah pelajaran fisika. Untungnya pelajaran fisika aku melahap
semua pelajaran dari mejaku sambil terkantuk-kantuk mendengarkan guru
menjelaskan.
Bel istirahat pun berteriak
dengan sangat lantang, seolah tau betapa menderitanya kami dengan siksaan
kantuk dikelas dan menyuruh guru-guru menghentikan siksaanya itu.
“ahh akhirnya istirahat juga”
gumamku dalam hati.
Entah dari mana datangnya
sebuah pukulan keras tepat dikepalaku yang membuat pening kepalaku dan
mengaburkan pandanganku, ternyata itu semua ulah Danu teman sekelasku yang nakalnya
gak ketulungan.
“lapor Jendral... nampaknya
anda belum menyelesaikan tugas yah.. sombong kali kau memakai pin garuda
murahanmu itu, DASAR KAU CUCU VETERAN PECUNDANG”.kata-kata Danu menghujam
jantungku yang diiringi dengan tawa yang terbahak-bahak teman satu kelas.
“apa-apaan kau Sersan Danu, pangkat baru
Sersan sudah berani memukul kepala Jendral” ledek ku dengan nada yang sangat
menyindir dan ditambah dengan tawa terbahak-bahak semua teman satu kelas
“sombong betul kau Sudirman,
sudahlah bercandanya, berantem aja yu” kata- kata Danu membuat satu kelas
terdiam.
“waduh pangkat Sersan berani
menantang Jendral? Yaudah ayo..” jawabku dengan nada yang meremehkan dan keras.
Seketika tangan Danu sudah
menempel dimuka ku dan membuat bibir atasku bercucuran darah, tak mau kalah
kuhantam muka Danu sekuat tenaga dengan kakiku yang membuatnya terpental jauh
dan menangis meraung-raung. Tepat setelah Danu kutendang tiba pak Ridwan bagian
Wakasek kesiswaan yang melihat kejadian itu.
“ulah siapa ini” kata pak Ridwan
denga tegas menggemparkan seiisi ruangan.
Dan semua teman kelasku
menunjuk bahwa dalang dari semua ini adalah aku.
“sudirman ikut saya kekantor”
itu adalah kata-kata terakhir pak Ridwan sambil meninggalkan ruangan kelasku.
Sesampainya ku dikantor, semua menatap
sinis kepadaku seolah ingin mencabikku menjadi daging panggang. Mulailah diriku
diintrogasi satu persatu oleh guru yang ada di kantor. Mulai dari Wakasek, guru
BK, dan guru mata pelajaran yang lain. Yang membuat hatiku tegang adalah orang
tua Danu yang merupakan guru juga disekolahku.
“kalau mau jadi preman jangan
sekolah disini” ayah Danu berteriak kencang ditelingaku.
“apahkah bapak baik-baik saja,
saya tidak tuli pak. Tidak usah peke teriak-teriak” balasku kesal karena
diteriaki dan kata-kataku ini seperti pedang yang siap diarahkan pada siapa
saja.
“ngelawan kamu sama guru. Udah
mau jadi preman yah? Yaudah sini brentem sama saya” ayahnya danu kini mulai
naik pitam dengan jawaban ku tadi
“tidak pak saya tidak ingin
melawan bapak, bapak adalah orang yang saya hormati. Tapi pak anda sekarang
berdiri bukan menjadi seorang guru, tapi anda berdiri sebagai seorang ayah,
ayah yang anaknya menangis dikarenakan ulah nakalnya sendiri” jawabku dengan
sedikir gemetar.
Seketika suasana ruangan
menjadi tegang dan semua guru yang ada memegang dengan kuat ayahnya Danu yang
sedang naik pitam.
“anak ini kalo dibiarkan gini
terus lama-lama akan jadi preman disekolah kita, Pak kita harus panggil orang
tuannya untuk memberi surat pemberhentian untuk sekolah disini” ucap ayahnya
Danu.
Seketika terbayang wajah orang
tua ku yang sedang mencari nafkah untuk anaknya yang selalu membuat masalah
ini, apa sebesar itu salaku sampai-sampai ayahnya Danu teganya untuk tidak
memberikan surat peringatan seperti siswa yang lain bermasalah.
“Tenang Pak Salim, semuanya
masalah tidak bisa diselesaikan dengan tergesa-gesa” ucap Pak Ridwan
menengangkan suasana.
“yahsudah... jika Pak Ridwan
tidak sanggup lebih baik saya yang urus biar langsung berhubungan dengan Ibu
Kepala Sekolah” tak mau kalah ayahnya Danu menjawab Pak Ridwan.
Makin
terbayang betapa besarnya perjuangan ibuku menunggu pembeli untuk membeli
daganganya, dan perjuangan ayahku yang bekerja keras mengangkat besi untuk
dijual hingga bercucuran keringat seperti hampir berkeringat darah, hanya untuk
mensekolahkanku. Ya Tuhan bantu aku apa yang harus ku lakukan jika memang benar
aku harus berhenti sekolah, sedangkan harapan besar mereka tepat berada
dibahuku.
Entah
kenapa mataku mulai kabur dan kakiku mulai lemas seperti tak ada tulang untuk
menjadi tonggakku untuk berdiri. Perlahan tubuhku mulai mendekati lantai ruang
guru dan mulai terhenyak mendengarkan apa yang guru-guru perdebatkan.
“Pak
Salim... disini tugas saya yang mengatur siswa yang bermasalah, anda tidak usah
ikut campur dalam urusan ini, lebih baik urus anak anda yang bertingkah itu”
Pak ridwan kini mulai marah melihat kelakuan Pak Salim.
“lah
pak yang ko anak saya sih... anak saya itu baik yah pak ga pernah berkelakuan
kaya preman ini” jawabnya Pak Salim sambil menunjuk mukaku.
“kalo bukan preman apa namanya ini”
jawa Pak Ridwan sambil memperlihatkan foto-foto Danu sedang merokok dan
memukuli siswa yang lain
“jadi
yang preman itu siapa pak? Anak bapa atau Sudirman yang membela diri? Saya
sendiri melihat kejadian itu dan anda bisa menebak bukan siapa yang preman?”
kembali Pak Ridwan membelaku.
“tidak
mungkin Danu anak saya seperti ini...” jawab Pak Salim.
“jadi
siapa yang patut untuk diberi surat pemberhentian dari sekolah? Katanya anak
anda baik ternyata hanya jagoan yang bersembunyi dalam ketiak bapaknya” jawab
Pak Ridwan
Suasana
ruangan medadak hening dan entah apa yang membuatku berbicara tak karuan tapi
semua mata menatap pada diriku.
“disini saya hanya ingin
keadilan dari bapak ibu guru yang ada, bapak bisa melihatkan anak bapak hanya
menagis, sedangkan saya, bibir atas saya robek karena pukulan anak bapak, dan
bapak masih bisa menyalahkan saya. Apa semua ini wajar pak?”
Entah kenapa perlahan muka ku
terasa hangat karena dibasahi air mataku.
“mengapa kau menangis nak” ucap
pak Ridwan sambil menenangkanku.
“saya menangis karena ini pak,
ini adalah pin garuda peninggalan kakek saya seorang Veteran yang bertempur
bersama-sama dengan Jendral Sudirman, dan pin garuda ini sangat berarti bagi
saya. Saya tidak masalah jika saya dihina, tapi saya sangat marah jika yang
dihina adalah kakek saya dan pin pemberianya ini” jawabku tersedu-sedu.
Akhirnya berakhir sudah
penderitaanku di dalam kantor dengan akhir yang mencengankan karena semua guru
sepakat mengatakan aku tidaklah bersalah. Ku susuri dengan langkah lemas jalan
menuju kelasku. Sesampainya aku dikelas semua orang menatap aneh kepadaku, dan
yang membuatku terkejut adalah ketua kelasku berdiri lalu memberi hormat
seperti prajurit yang menghormati Jendralnya diikuti dengan semua temanku yang
ada dikelas.
“kami gak nyangka Man...
ternyata pin garuda berkaratmu itu warisan dari kakekmu yang didapat langsung
dari Panglima Besar Sudirman” ujar Rini salah satu teman kelasku.
“wihh barang antik tuh.. boleh
megang gak Man?” celoteh jahil temanku.
“boleh-boleh nihh... tapi awas
rusak yah” jawabku sambil bercanda.
Usai sudah hari yang terasa
berat dan panjang disekolahku. Memang aku ini menurut orang lain sedikit aneh,
itu karena setiap ada bendera merah putih berkibar aku berdiam diri sejenak
sambil berdoa, yah mendoakan kakekku. Jadi semua teman disekolahku memanggilku
Sudiman sibocah MERAH PUTIH. Terdengar aneh tapi aku sangat menyukai nama itu.
Setelah kejadian aneh hari itu
semua orang menjadi berubah kearah yang lebih baik, dan masa sekolahku perlahan
mulai berwarna meskipun diakhir masa sekolah. Semakin kubayangkan betapa
banyaknya kenangan yang akan kami tinggalkan semakin sesak dada ku dan membuat
mataku belinang air mata seolah tidak rela semua yang ini berakhir begitu saja.
Sudah kuduga ternyata aku jatuh cinta, aku jatuh cinta pada sekolahku, aku
jatuh cinta pada temanku, dan aku jatuh cinta pada semua yang ada disekolahku.
***
Ternyata kenangan indah masa
sekolah cepat sekali berlalu, kenangan dimana kita menangis karena cinta,
sahabat dan karena tugas sekolah, tertawa bersama menghabiskan waktu, tidur
dikelas saat jam pelajaran kosong dan melakukan hal-hal konyol lainya yang tak
akan mungkin dilupakan. Tak terasa sudah tujuh tahun lalu aku tinggalkan
sekolah bersama teman-teman yang lainnya sambil menikmati namanya kelulusan
SMA. Dan hari ini adalah hari yang berarti bagiku karena akan bertemu mereka
kembali setelah sekian lama.
Tepat diujung jalan yang ramai
disebuah rumah makan, aku melihat teman-teman sudah berkumpul dan bercanda
gurau, melihat mereka benar-benar membuat ku mengingat kembali betapa
menyenangkannya masa SMA. Dan perlahan tapi pasti kuhampiri teman-temanku yang
sudah berkumpul dimeja.
“kepada Jendral sudirman...
Hormat gerak..” ucap Irfan ketua kelasku dulu.
“kemana aja nih.. pak Jendral
jarang sekali kasih kabar?” ucap Rini menyambung kata-kata Irfan.
“apa-apaan sih kalian ini
hahaha... buat malu saja... aku ini bukan Jendral kok, pangkatku masih Letnan..
masih lama kalo mau jadi Jendral...” jawabku sambil bercanda didepan mereka.
“ahh tetep aja kamu tuh calon
Jendral kalo rajin kerjanya man...” jawab temanku yang lain.
“pin garuda ini masih kamu peke
man?” tanya Rini.
“ini masih terpasang dengan
gagah di kerah bajuku hehehe mana mungkin benda berharga ini kuhilangkan, benda
ini kan kujaga dan akan kuwariskan pada generasi selanjutnya nanti” jawabku
dengan gagah dan diiringi tepuk tangan teman-teman yang lain.
Yah pertemuan ini memang sangat
berharga, karena setelah lulus aku langsung mendaftarkan diri menjadi calon
Perwira tentara di AKMIL Magelang dan ingin sekali melanjutkan impian kakek
yang ingin melihat anak cucunya bisa melanjutka perjuangannya. jadi tidak bisa
tiap tahun datang untuk reuni bersama teman-teman yang lain.
Kami habiskan waktu reuni
dengan menceritakan kembali kenangan masa-masa SMA dan menceritakan kisah-kisah
masing-masing dari kami sesudah tamat dari bangku SMA.
Senja pun datang seolah
menjemput mentari yang gagah menyinari langit pertiwi yang indah. Perlahan
kulihat dan kurasakan dengan khidmat betapa indahnya Negeri ini dengan sejuta
cerita didalamnya. Menghantarkan ku pada sesuatu yang sangat ku cintai yaitu
Negeri ini dan segala yang ada didalamnya. Dan ini semua berawal dari pin
garuda kakek yang melekat dengan gagah dikerah bajuku dan nama Sudirman yang
diberikan padaku.
“Hanya ini yang ku punya,
segenggam cinta sejuta rasa, kita punya cinta, ini cinta kita, sejuta cintaku
untuk INDONESIA” Pesanku untuk negeriku.
Negeri ini bukanlah negeri yang
lemah, maka bangkitlah wahai pemuda. Song-songlah kejayaan yang selalu mereka
impikan, mereka yang gugur demi bangsa ini demi kalian para pemuda yang akan mewarisi tonggak kepemimpinan masa
sebelumnya. Maka berdiri dengan gagahlah menerjang semua rintangan wahai
nahkoda. Nahkoda yang akan membawa kapal besar beserta awaknya yang bernama
NUSANTARA.
KARYA
Aksi - Reaksi Kehidupan
life news
Hukum
kehidupan memang sangat beragam, salah satunya yaitu aksi reaksi, sebagai
contoh apabila kita memberikan sejumlah uang kepada orang yang membutuhkan,
maka reaksi dari orang tersebut mungkin akan berterima kasih. Itulah salah satu
contohnyaBerbicara
mengenai aksi reaksi, saya kaitkan dengan ilmu sains. Hmm sains… Hha,,. Ya
mungkin karena saya rasa sains itu dapat dijelaskan dengan theory. sebagaimana
contohnya Apabila didalam pelajaran Fisika dikenal [ F.Aksi = - F.Reaksi ] Apasih artinya ?Yuk kita
bahas..
MATERI PRAKTIK TIK
it news
MEMBUAT LOGO
*) dibuat menggunakan CorelDraw
BERIKUT TUTORIAL LENGKAPNYA
setelah selesai, simpan gambar dalam bentuk JPEG,, caranya :
klik file >export, lalu ubah 'type' nya mnjadi JPEG dan klik OK
Lalu, apabila logo sudah dibuat, kita sekarang praktik Ms. Excel
MS. EXCEL
Sebenarnya saya juga masih bingung mengenai fungsi apa saja yang di ujikan
akan tetapi dalam contoh praktiknya itu seperti dibawah ini,,,
jadi, saya sarankan sobat untuk memahami juga fungsi yg ada di Ms. Exel ini
misal, Vlookup, Hlookup dan fungsi IF
Berikut Tutorial Praktik pd Ms. Excel
Lalu, apabila logo sudah dibuat, kita sekarang praktik Ms. Excel
MS. EXCEL
Sebenarnya saya juga masih bingung mengenai fungsi apa saja yang di ujikan
akan tetapi dalam contoh praktiknya itu seperti dibawah ini,,,
jadi, saya sarankan sobat untuk memahami juga fungsi yg ada di Ms. Exel ini
misal, Vlookup, Hlookup dan fungsi IF
Berikut Tutorial Praktik pd Ms. Excel
hanya mengingatkan lagi, saya hanya mengikuti contoh yg ada
jd kurang tahu fungsi - fungsi yg akan digunakan nantinya
Ok, Jika CorelDraw dan Ms. Excel Sudah selesai
sekarag tinggal menggabungkan semuanya di Ms. Word
MS. WORD
Praktik Ms. Word Menggunakan Maillings yaitu membuat surat beserta kop nya dan dapat memuat berbagai tujuan dalam satu surat nantinya,,
Ya, itulah video tutorial Ujian Praktik yg bisa ranra07 share..
Semoga Lancar pd Praktiknya nanti, sekali lg saya ingatkan bahwa ini hanya sebagian kecil,
jd agar dpt memahami dengan baik sobat dapat memperdalam sendiri
OK TERIMAKASIH
-TUTORIALS BY YURAN RAMADHAN-
"jadilah orang yg bermanfaat bagi orang lain"
Jadwal Ulangan Akhir Semester 2
news
KELAS XI IPA
Senin :
- Bahasa Inggris & TIK
- Bahasa Indonesia & PKN
- Matematika & PAI
- Biologi & Bahasa Arab
- Kimia & Sejarah
- Fisika, PLH & Penjaskes
Langganan:
Postingan (Atom)












