Tampilkan postingan dengan label news. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label news. Tampilkan semua postingan

THE REAL TERRORIST


Apa yang ada dalam fikiran anda ketika mendengar kata teroris,. Yang mungkin terbayang adalah ancaman, teror, senjata, bom, ledakan, kematian,.
Lalu bagaimana wujud teroris dalam bayangan anda,.?


Mungkin dalam fikiran anda teroris itu memakai pakaian putih / hitam, memakai cadar, memakai gamis dan memakai sorban. Yaa,.. mungkin intinya berpakaian orang muslim. Akan tetapi saya kurang setuju dengan pemikiran seperti itu. Bila anda berfikiran seperti itu, maka anda juga, orang muslim juga yang menganggap islam itu sebagai teroris. Itulah yang di inginkan oleh Yahudi dan saya langsung sebut Amerika bahwa islamlah teroris itu. Akan tetapi dalam fikiran saya teroris itu orang yang garang, bersenjata, memakai penutup wajah berwarna hitam, ya kurang lebih seperti itulah,.

Dan gak ada salahnya juga berfikir seperti itu karena mungkin sebagian dari kita memang melihat dengan jelas bahwa sebagian besar teroris itu memakai pakaian layaknya seorang muslim. Mungkin memang asli beragama islam yang telah SALAH memahami apa itu jihad, atau memang itu teroris amerika yang sengaja diperintah untuk berpakaian muslim karena memang merupakan strategi cuci otak oleh Yahudi yang di sebut Gazul Fikri yang intinya membuat mainset setiap orang berfikiran bahwa islam itu teroris. saya hanya miris dan sedih saja melihatnya dimana di Amerika sendiri sudah kejadian dimana sebagian masyarakatnya itu takut akan islam yang disebut islamophobia atau apalah itu namanya. Jadi ada diskriminasi terhadap seorang yg berpakaian muslim, takut akan islam yang mereka anggap itu teroris.



Tapi itu bukan materi inti dari tulisan ini, ya terserah mau beranggapan teroris itu seperti apa,. Anda tidak salah berfikiran teroris berpakaian muslim, karena memang di media anda melihatnya seperti itu,. Tapi yang jelas itu BUKAN ISLAM

Jadi siapa teroris sebenarnya,.?

Sedikit menyinggung karakter umat islam yaitu umat islam tidak akan menyerang terlebih dahulu apabila tidak mendapatkan ancaman, jadi tidak ada karakter meneror dari islam itu sendiri,. Tercermin juga dari peperangan yang dilakukan oleh Rasulullah SAW bahwa Rasulullah tidak pernah memulai peperangan, tapi musuhlah yang memulainya. Jadi islam itu cinta akan kedamaian.
Dari kejadian kemarin juga yang terjadi di Madinah sudah terlihat jelas, bahwa secara logika jika teroris itu islam mengapa menyerang saudara sendiri, semua orang tahu bahwa Madinah itu salah satu tanah yang dianggap suci dan disana mayoritas orang Muslim kan,..  lalu kenapa di BOM,?  siapa pelakunya ? Kalau memang islam itu teroris, untuk apa meledakan BOM di daerah saudaranya kan, berarti pelakunya yang jelas BUKAN ISLAM,.

Lalu bagaimana dengan ISIS? Perlu ditekankan itu BUKAN organisasi islam. Itu hanya organisasi yang MENGATASNAMAKAN islam, BUKAN islam, sudah saya terangkan kan diatas bahwa karakter umat islam itu cinta akan kedamaian. Yang jadi masalahnya adalah karena Amerika ingin mencuci otak kita bahwa islam itu teroris



Sekarang kita lihat perang antara Palestina dan Israel,. Perang tersebut sudah cukup lama. Saya rasa itu perang yang sangat kejam, dan selalu membawa isak tangis, peperangan saudara Muslim kita, peperangan antara senjata dengan batu, tank dengan seorang anak, penguasa dengan seorang rakyat. Sungguh sangat ironis,.

Jika memang islam itu teroris, maka terntunya memiliki persenjataan yang banyak, lalu kenapa tidak membantu saudara sesama Muslim di palestina, kenapa tidak BOM saja itu Israel seperti yang dilakukan teroris belakangan ini,. Lalu untuk ISIS yang katanya organisasi islam, kenapa diam saja? tidak membantu sesama Islam di palestina? Mengapa? ,. Karena mereka BUKAN ISLAM Mereka semua sebenarnya Berpihak pada Yahudi Amerika,.

Lalu masih menganggap ISLAM itu teroris? Islam itu berbahaya ? sebenarnya yang berbahaya itu Yahudi dan Amerika. Sesungguhnya islam ramah tidak pernah menyakiti sesama, cinta damai dan jika memang keluar dari itu semua yang jelas itu BUKAN ISLAM,.

Selebihnya apabila ingin mengenal islam, pelajari Al-Qur’an karena semua kebenaran ada di sana,.


Mungkin sekarang setiap orang harus berfikir rasional dan analisis, juga jangan terpengaruh oleh media. Setiap tulisan yang ada di media jangan diserap seluruhnya, kebanyakan mengandung kebohongan yang tidak sesuai dengan faktanya dilapangan. Walah,. berarti termasuk artikel ini dong? Ya,, iya begitulah.. Penulis juga tidak memaksa pembaca untuk menerima semua yang ada dalam artikel ini, apabila ada kekurangan atau perbedaan pendapat silahkan isi di komentar, atau bagi anda yang kontra akan artikel ini silahkan meninggalkannya,. Tapi agar bisa saling menasehati, penulis mengharapkan kritik dan saran yang membangun pada kolom komentar untuk meluruskan apabila ada hal yang salah,.

- Written By Aktivis Muslim -

Cerita Muslimah Amerika


Ini kisah nyata dari Amerika (US) sekitar tahun 2006. Pengalaman nyata seorang muslimah asal Asia yang mengenakan jilbab.

Suatu hari muslimah ini berjalan sepulang kerja cukup malam. Suasana jalan setapak sepi . Ia melewati jalan pintas.

Di ujung jalan pintas itu, dia melihat ada sosok pria Kaukasian. Ia menyangka pria itu seorang warga Amerika . Tapi perasaannya agak was-was karena sekilas raut pria itu agak mencurigakan seolah ingin mengganggunya.

Dia berusaha tetap tenang dan membaca kalimah Allah. Kemudian dia lanjutkan dengan terus membaca Ayat Kursi berulang-ulang seraya sungguh-sungguh memohon perlindungan Allah swt. Meski tidak mempercepat langkahnya, ketika ia melintas di depan pria berkulit putih itu, ia tetap berdoa. Sekilas ia melirik ke arah pria itu, dan dengan jelas melihat wajahnya. Orang itu asik dengan rokoknya, dan seolah tidak mempedulikannya.

Keesokan harinya , muslimah itu melihat berita kriminal, seorang wanita melintas di jalan yang sama dengan jalan yang ia lintasi semalam. Dan wanita itu melaporkan pelecehan seksual yang dialaminya di lorong gelap itu. Karena begitu ketakutan, ia tidak melihat jelas pelaku yang katanya sudah berada di lorong itu ketika perempuan korban ini melintas jalan pintas tersebut.

Hati muslimah ini pun tergerak karena wanita tadi melintas jalan pintas itu hanya beberapa menit setelah ia melintas di sana. Dalam berita itu dikabarkan wanita itu tidak bisa mengidentifikasi pelaku dari kotak kaca, dari beberapa orang yang dicurigai polisi.

Muslimah ini pun memberanikan diri datang ke kantor polisi, dan memberitahukan bahwa rasanya ia bisa mengenali sosok pelaku pelecehan kepada wanita tersebut, karena ia menggunakan jalan yang sama sesaat sebelum wanita tadi melintas.

Melalui kamera rahasia, akhirnya muslimah ini pun bisa menunjuk salah seorang yang diduga sebagai pelaku. Ia yakin bahwa pelakunya adalah pria yang ada di lorong itu dan mengacuhkannya sambil terus merokok .

Melalui interogasi polisi akhirnya orang yang diyakini oleh muslimah tadi mengakui perbuatannyaa. Tergerak oleh rasa ingin tahu, muslimah ini menemui pelaku tadi dan didampingi oleh polisi.

Muslimah : “Apa Anda melihat saya? Saya juga melewati jalan itu beberapa menit sebelum wanita yang kauperkosa itu? Mengapa Anda hanya menggangunya tapi tidak mengganggu saya? Mengapa Anda tidak berbuat apa-apa padahal waktu itu saya sendirian?”

Penjahat : “Tentu saja saya melihatmu malam tadi. Anda berada di sana malam tadi beberapa menit sebelum wanita itu. Mana mungkin saya berani mengganggu anda, sementara ada dua orang pengawal besar di belakang Anda pada waktu itu. Satu di sisi kiri dan satu di sisi kanan Anda.”

Muslimah itu tidak bisa melanjutkan kata-katanya. Hatinya penuh syukur dan terus mengucap syukur. Dengkulnya bergetar mendengar penjelasan pelaku kejahatan itu, ia langsung menyudahi interview itu dan minta diantar keluar dari ruang itu oleh polisi.

Jadi, apapun yang terjadi,. Selalu berdo'a meminta pertolongan dan perlindungan kepada-Nya. Allah selalu ada melindungi hambanya bagaimana pun caranya,.

Manfaatkan Waktunu


Artikel By Wonderfulislam

"Baru kerasa susahnya nyari universitas, pas kelas 11 masih santeei..Eh sekarang keteter, bimbang." -Percakapan ringan kami selepas Rapat Santif Darussalam Ciwalen.
Memang betul, penyesalan selalu datang diakhir. Jika saja, ini itu anu anu bla bla bla...."apakah mungkin masih ada kesempatan ?" MASIH!! Caranya ? Ya kalian, adek-adek kelas 11 dan kelas 10. Maksimalkan peluang kalian di SMA kali ini. "Berat kak." Tidak ada kesuksesan yang dibuat secara instant. Mending kamu berat di awal, atau berat di akhir ? "Tapi kak, kan masa muda." Belajar sungguh2 bukan berarti menghabiskan seluruh masa mudamu, setiap orang memiliki definisi yang berbeda. Ikuti passionmu dalam berusaha mengejar impian. "Tapi masih bingung menentukan jurusan kak." Segera kenali potensimu, kenali kepribadianmu. Mengikuti organisasi, ekskul, dan kegiatan ilmiah lainnya efektif membantu dalam mengenali siapa kamu. Evaluasi setiap pasca ujian, dimana kelemahanmu dan juga kelebihanmu! Mana bidang akademik yang membuatmu tergugah untuk memancing rasa penasaranmu. Sampai membuatmu susah tidur sebelum kamu dapat jawabannya. Mana yang sekiranya membuat kamu terus tertantang untuk menyelesaikannya. (Zenius.net) "Tapi biasanya suka berubah2". Kondisi seperti ini memang sedang masa labil. Eksplorasi jati diri kamu memang sedang tinggi. Tidak ada salahnya kamu gantungkan mimpi terbesar kamu (sertai juga action). Buat lembaran dan tempel di dindingmu seperti "mimpi2ku" atau "mimpi 10 tahun kedepan" dsb. Dan paling utama, perbanyak ibadah dan memohon kepada Yang Maha Kuasa, agar mimpimu ditakdirkan dan menjadi kenyataan...
Kita sudah lihat betapa banyaknya orang2 "maaf" dari kalangan kurang mampu bahkan miskin, tetapi berhasil mencapai kesuksesan karirnya bukan ? Itu karena kegigihan mereka. Mereka juga mau hidup prihatin...
Ini menjadi motivasi bagi kita, khususnya kalian, adik2. And especially too, 
kalian "calon mahasiswa". (Aamiin)
Sekolahlah yang giat. Orangtuamu telah susah payah membiayai sekolah untukmu hanya karena ingin kamu dapat menjemput cita-citamu. Terbayangkah olehmu setiap cucuran keringat orangtuamu yg keluar ketika mencari nafkah dengan kerja keras, dan setiap kata2 yg terucap tatkala mereka sedang mencurahkan isi hatinya kepada Sang Khaliq ? 
Tegakah kamu menyia2kan kesempatanmu disekolah?
Disaat orangtua murid membela anaknya yg salah dan mengadukan ke pihak berwajib, jadikanlah DIRIMU..sebagai kebanggaan orangtua dan juga sekolah, serta telah siapkah dirimu untuk membuat orangtuamu, menangis bangga melihat putra-putrinya dikalungi medali wisuda, dan medali prestasi, serta namanya tercantum dalam universitas impiannya, ataupun telah mengenakan seragam kerja yg membuat dirimu terlihat siap menggantikan tulang punggung keluarga ?
Lihat!! betapa singkatnya hidup ini. Terutama di SMA. Memang begitu adik2ku.
Yang terakhir selain kamu siap menggantungkan cita2mu, mintalah restu kepada orangtuamu, dan mintalah permohonan maaf juga...Agar mimpimu, terbawa bersama berkah kedua orangtuamu...
*aku yang malu dengan catatanku
Adik2, belajarlah yang benar. Kecuali memang engkau tidak mengharapkan ridho Allah Swt..

Bocah Merah Putih

Nahkoda yang akan membawa kapal besar beserta awaknya yang bernama NUSANTARA.”


http://www.inset.or.id/

          Detak berubah menjadi detik, ya memang semua yang berlalu tak akan pernah kembali meski kita memohon dan mengemis meminta waktu untuk kembali mengulang apa yang telah terjadi dimasa masa indah berharap semua itu tak pernah berakhir.


Hawa dingin subuh mulai menusuk tulang dan sendi-sendiku seolah memerintahkan diri untuk tetap diam dan bergulung dalam hangatnya selimut dan kenyamanan kasur yang menelan badan kelelahan ini, itu semua godaan dari hawa nafsu yang melarang diriku untuk mengawali hari dan melakukan sholat subuh.

‘’berat sekali rasanya badan ini.. males sholat ihh” kata kata itu keluar begitu saja dari dalam mulutku.

“man..BANGUN... sekolah sanah.. mau disebor lagi kamu.. bosen ngebangunin kamu terus, pusing nih emak..” ya, itu adalah kekuatan yang paling menyeramkan, kekuatan yang disebut the power of emak emak.

“iya mak bentar lagi..” perlahan tapi pasti ku tinggalkan kasur dan segala kenyamanan yang ada didalamnya, lalu menghampiri kain sarung dan langsung pergi kemesjid  untuk melaksanakan sholat subuh.

Ketika matahari menyongsong langit dengan cahaya yang terang disitulah kuawali hari dengan mendengar  teriakan ayam-ayam tetangga yang seolah olah memerintahkan kita untuk pergi beraktifitas.
       
SUDIRMAN.... jangan tidur di kamar mandi, kebiasaan kamu itu jelek tau..” kembali kudengar  teriakan paling mengerikan dari kekuatan yang paling melegenda yang pernah ada.

          “iya mak.. bentar lagi..” akhirnya kupercepat aktifitasku di kamar mandi dan lekas-lekas memakai baju untuk segera berangkat pergi kesekolah..

          Seperti biasa sebelum berangkat menuju sekolah aku berdoa dan melakukan aktifitas yang menurut orang lain aneh dan sedikit gila, ya aktifitas itu adalah berdiam sejenak didepan tiang bendera dihalaman rumahku sambil memeluk sehelai benderah merah putih yang sudah lusuh, lalu secara perlahan kubentangkan bendera itu, lalu kunaikan sampai ujung tiang tertinggi didepan rumahku. Semakin membentang bendera merah yang tak lagi merah dan putih yang tak lagi putih, menyongsong indahnya langit pagi di bumi Nusantara, seolah berteriak dengan gagah berani memompa semangatku untuk berangkat menuju tempat yang menurutku tempat yang paling indah. Sekolah.

          Tak lupa kusandang tas lusuhku yang robek dan compang-camping disana-sini, dan yang paling menyorot penampilanku adalah sebuah pin garuda berkarat yang tersemat dikerah bajuku yang menjadi bahan ejekan teman-teman sekolahku.     

          Perlahan tapi pasti langkah itu mulai terdengar di lorong koridor kelasku, padahal bel sekolah pun belum berteriak memerintahkan siswa-siswi memasuki ruangan pembantaian bernama kelas. Ya, beliau adalah Pak Yahya guru Matematika yang sangat disiplin, pernah suatu hari beliau masuk kelas satu jam sebelum kelas dimulai . Benar-benar guru teladan.

Akhirnya tibalah pak Yahya mengeluarkan senjata pamungkasnya berupa daftar kehadiran dan pulpen merah darah. Lalu mulai menanyai  satu persatu murid tentang tugas kemarin, dan semua teman-temanku sudah mengerjakanya.

“Sudirman... sudah PRnya?” tepat ketika namaku dipanggil, dan Pak Yahya menghampiri mejaku.

“sudah pak... inih pak” dan ternyata baru kusadari ternyata diriku salah membawa buku, ahh hari yang sial

“mana.. ini kertasnya masih kosong? Jangan main main kamu sama saya, berdiri didepan kelas sampai jam matematika berakhir”

Satu jam pelajaran ku habiskan berdiri didepan kelas, sambil terkantuk-kantuk mendengarkan ceramah dari Pak Yahya dan teman-temanku hanya tertawa dan melempariku dengan kertas tanpa sepengetahuan Pak Yahya. Akhirnya berakhir sudah pembantaian yang diberikan oleh Pak Yahya padaku. Kini pelajaran telah berganti dengan pembantaian ronde dua, ya itu adalah pelajaran fisika. Untungnya pelajaran fisika aku melahap semua pelajaran dari mejaku sambil terkantuk-kantuk mendengarkan guru menjelaskan.

Bel istirahat pun berteriak dengan sangat lantang, seolah tau betapa menderitanya kami dengan siksaan kantuk dikelas dan menyuruh guru-guru menghentikan siksaanya itu.

“ahh akhirnya istirahat juga” gumamku dalam hati.

Entah dari mana datangnya sebuah pukulan keras tepat dikepalaku yang membuat pening kepalaku dan mengaburkan pandanganku, ternyata itu semua ulah Danu teman sekelasku yang nakalnya gak ketulungan.

“lapor Jendral... nampaknya anda belum menyelesaikan tugas yah.. sombong kali kau memakai pin garuda murahanmu itu, DASAR KAU CUCU VETERAN PECUNDANG”.kata-kata Danu menghujam jantungku yang diiringi dengan tawa yang terbahak-bahak teman satu kelas.

 “apa-apaan kau Sersan Danu, pangkat baru Sersan sudah berani memukul kepala Jendral” ledek ku dengan nada yang sangat menyindir dan ditambah dengan tawa terbahak-bahak semua teman satu kelas

“sombong betul kau Sudirman, sudahlah bercandanya, berantem aja yu” kata- kata Danu membuat satu kelas terdiam.

“waduh pangkat Sersan berani menantang Jendral? Yaudah ayo..” jawabku dengan nada yang meremehkan dan keras.

Seketika tangan Danu sudah menempel dimuka ku dan membuat bibir atasku bercucuran darah, tak mau kalah kuhantam muka Danu sekuat tenaga dengan kakiku yang membuatnya terpental jauh dan menangis meraung-raung. Tepat setelah Danu kutendang tiba pak Ridwan bagian Wakasek kesiswaan yang melihat kejadian itu.

“ulah siapa ini” kata pak Ridwan denga tegas menggemparkan seiisi ruangan.

Dan semua teman kelasku menunjuk bahwa dalang dari semua ini adalah aku.

“sudirman ikut saya kekantor” itu adalah kata-kata terakhir pak Ridwan sambil meninggalkan ruangan kelasku.

Sesampainya ku dikantor, semua menatap sinis kepadaku seolah ingin mencabikku menjadi daging panggang. Mulailah diriku diintrogasi satu persatu oleh guru yang ada di kantor. Mulai dari Wakasek, guru BK, dan guru mata pelajaran yang lain. Yang membuat hatiku tegang adalah orang tua Danu yang merupakan guru juga disekolahku.

“kalau mau jadi preman jangan sekolah disini” ayah Danu berteriak kencang ditelingaku.

“apahkah bapak baik-baik saja, saya tidak tuli pak. Tidak usah peke teriak-teriak” balasku kesal karena diteriaki dan kata-kataku ini seperti pedang yang siap diarahkan pada siapa saja.

“ngelawan kamu sama guru. Udah mau jadi preman yah? Yaudah sini brentem sama saya” ayahnya danu kini mulai naik pitam dengan jawaban ku tadi

“tidak pak saya tidak ingin melawan bapak, bapak adalah orang yang saya hormati. Tapi pak anda sekarang berdiri bukan menjadi seorang guru, tapi anda berdiri sebagai seorang ayah, ayah yang anaknya menangis dikarenakan ulah nakalnya sendiri” jawabku dengan sedikir gemetar.

Seketika suasana ruangan menjadi tegang dan semua guru yang ada memegang dengan kuat ayahnya Danu yang sedang naik pitam.

“anak ini kalo dibiarkan gini terus lama-lama akan jadi preman disekolah kita, Pak kita harus panggil orang tuannya untuk memberi surat pemberhentian untuk sekolah disini” ucap ayahnya Danu.

Seketika terbayang wajah orang tua ku yang sedang mencari nafkah untuk anaknya yang selalu membuat masalah ini, apa sebesar itu salaku sampai-sampai ayahnya Danu teganya untuk tidak memberikan surat peringatan seperti siswa yang lain bermasalah.

“Tenang Pak Salim, semuanya masalah tidak bisa diselesaikan dengan tergesa-gesa” ucap Pak Ridwan menengangkan suasana.

“yahsudah... jika Pak Ridwan tidak sanggup lebih baik saya yang urus biar langsung berhubungan dengan Ibu Kepala Sekolah” tak mau kalah ayahnya Danu menjawab Pak Ridwan.

          Makin terbayang betapa besarnya perjuangan ibuku menunggu pembeli untuk membeli daganganya, dan perjuangan ayahku yang bekerja keras mengangkat besi untuk dijual hingga bercucuran keringat seperti hampir berkeringat darah, hanya untuk mensekolahkanku. Ya Tuhan bantu aku apa yang harus ku lakukan jika memang benar aku harus berhenti sekolah, sedangkan harapan besar mereka tepat berada dibahuku.

          Entah kenapa mataku mulai kabur dan kakiku mulai lemas seperti tak ada tulang untuk menjadi tonggakku untuk berdiri. Perlahan tubuhku mulai mendekati lantai ruang guru dan mulai terhenyak mendengarkan apa yang guru-guru perdebatkan.

          “Pak Salim... disini tugas saya yang mengatur siswa yang bermasalah, anda tidak usah ikut campur dalam urusan ini, lebih baik urus anak anda yang bertingkah itu” Pak ridwan kini mulai marah melihat kelakuan Pak Salim.

          “lah pak yang ko anak saya sih... anak saya itu baik yah pak ga pernah berkelakuan kaya preman ini” jawabnya Pak Salim sambil menunjuk mukaku.

          “kalo bukan preman apa namanya ini” jawa Pak Ridwan sambil memperlihatkan foto-foto Danu sedang merokok dan memukuli siswa yang lain

          “jadi yang preman itu siapa pak? Anak bapa atau Sudirman yang membela diri? Saya sendiri melihat kejadian itu dan anda bisa menebak bukan siapa yang preman?” kembali Pak Ridwan membelaku.

          “tidak mungkin Danu anak saya seperti ini...” jawab Pak Salim.

          “jadi siapa yang patut untuk diberi surat pemberhentian dari sekolah? Katanya anak anda baik ternyata hanya jagoan yang bersembunyi dalam ketiak bapaknya” jawab Pak Ridwan

          Suasana ruangan medadak hening dan entah apa yang membuatku berbicara tak karuan tapi semua mata menatap pada diriku.

“disini saya hanya ingin keadilan dari bapak ibu guru yang ada, bapak bisa melihatkan anak bapak hanya menagis, sedangkan saya, bibir atas saya robek karena pukulan anak bapak, dan bapak masih bisa menyalahkan saya. Apa semua ini wajar pak?” 

Entah kenapa perlahan muka ku terasa hangat karena dibasahi air mataku.

“mengapa kau menangis nak” ucap pak Ridwan sambil menenangkanku.

“saya menangis karena ini pak, ini adalah pin garuda peninggalan kakek saya seorang Veteran yang bertempur bersama-sama dengan Jendral Sudirman, dan pin garuda ini sangat berarti bagi saya. Saya tidak masalah jika saya dihina, tapi saya sangat marah jika yang dihina adalah kakek saya dan pin pemberianya ini”  jawabku tersedu-sedu.

Akhirnya berakhir sudah penderitaanku di dalam kantor dengan akhir yang mencengankan karena semua guru sepakat mengatakan aku tidaklah bersalah. Ku susuri dengan langkah lemas jalan menuju kelasku. Sesampainya aku dikelas semua orang menatap aneh kepadaku, dan yang membuatku terkejut adalah ketua kelasku berdiri lalu memberi hormat seperti prajurit yang menghormati Jendralnya diikuti dengan semua temanku yang ada dikelas.

“kami gak nyangka Man... ternyata pin garuda berkaratmu itu warisan dari kakekmu yang didapat langsung dari Panglima Besar Sudirman” ujar Rini salah satu teman kelasku.

“wihh barang antik tuh.. boleh megang gak Man?” celoteh jahil temanku.

“boleh-boleh nihh... tapi awas rusak yah” jawabku sambil bercanda.

Usai sudah hari yang terasa berat dan panjang disekolahku. Memang aku ini menurut orang lain sedikit aneh, itu karena setiap ada bendera merah putih berkibar aku berdiam diri sejenak sambil berdoa, yah mendoakan kakekku. Jadi semua teman disekolahku memanggilku Sudiman sibocah MERAH PUTIH. Terdengar aneh tapi aku sangat menyukai nama itu.

Setelah kejadian aneh hari itu semua orang menjadi berubah kearah yang lebih baik, dan masa sekolahku perlahan mulai berwarna meskipun diakhir masa sekolah. Semakin kubayangkan betapa banyaknya kenangan yang akan kami tinggalkan semakin sesak dada ku dan membuat mataku belinang air mata seolah tidak rela semua yang ini berakhir begitu saja. Sudah kuduga ternyata aku jatuh cinta, aku jatuh cinta pada sekolahku, aku jatuh cinta pada temanku, dan aku jatuh cinta pada semua yang ada disekolahku.

***
Ternyata kenangan indah masa sekolah cepat sekali berlalu, kenangan dimana kita menangis karena cinta, sahabat dan karena tugas sekolah, tertawa bersama menghabiskan waktu, tidur dikelas saat jam pelajaran kosong dan melakukan hal-hal konyol lainya yang tak akan mungkin dilupakan. Tak terasa sudah tujuh tahun lalu aku tinggalkan sekolah bersama teman-teman yang lainnya sambil menikmati namanya kelulusan SMA. Dan hari ini adalah hari yang berarti bagiku karena akan bertemu mereka kembali setelah sekian lama.

Tepat diujung jalan yang ramai disebuah rumah makan, aku melihat teman-teman sudah berkumpul dan bercanda gurau, melihat mereka benar-benar membuat ku mengingat kembali betapa menyenangkannya masa SMA. Dan perlahan tapi pasti kuhampiri teman-temanku yang sudah berkumpul dimeja.

“kepada Jendral sudirman... Hormat gerak..” ucap Irfan ketua kelasku dulu.

“kemana aja nih.. pak Jendral jarang sekali kasih kabar?” ucap Rini menyambung kata-kata Irfan.

“apa-apaan sih kalian ini hahaha... buat malu saja... aku ini bukan Jendral kok, pangkatku masih Letnan.. masih lama kalo mau jadi Jendral...” jawabku sambil bercanda didepan mereka.

“ahh tetep aja kamu tuh calon Jendral kalo rajin kerjanya man...” jawab temanku yang lain.

“pin garuda ini masih kamu peke man?” tanya Rini.

“ini masih terpasang dengan gagah di kerah bajuku hehehe mana mungkin benda berharga ini kuhilangkan, benda ini kan kujaga dan akan kuwariskan pada generasi selanjutnya nanti” jawabku dengan gagah dan diiringi tepuk tangan teman-teman yang lain.

Yah pertemuan ini memang sangat berharga, karena setelah lulus aku langsung mendaftarkan diri menjadi calon Perwira tentara di AKMIL Magelang dan ingin sekali melanjutkan impian kakek yang ingin melihat anak cucunya bisa melanjutka perjuangannya. jadi tidak bisa tiap tahun datang untuk reuni bersama teman-teman yang lain.


Kami habiskan waktu reuni dengan menceritakan kembali kenangan masa-masa SMA dan menceritakan kisah-kisah masing-masing dari kami sesudah tamat dari bangku SMA.

Senja pun datang seolah menjemput mentari yang gagah menyinari langit pertiwi yang indah. Perlahan kulihat dan kurasakan dengan khidmat betapa indahnya Negeri ini dengan sejuta cerita didalamnya. Menghantarkan ku pada sesuatu yang sangat ku cintai yaitu Negeri ini dan segala yang ada didalamnya. Dan ini semua berawal dari pin garuda kakek yang melekat dengan gagah dikerah bajuku dan nama Sudirman yang diberikan padaku. 

“Hanya ini yang ku punya, segenggam cinta sejuta rasa, kita punya cinta, ini cinta kita, sejuta cintaku untuk INDONESIA”  Pesanku untuk negeriku.


Negeri ini bukanlah negeri yang lemah, maka bangkitlah wahai pemuda. Song-songlah kejayaan yang selalu mereka impikan, mereka yang gugur demi bangsa ini demi kalian para pemuda  yang akan mewarisi tonggak kepemimpinan masa sebelumnya. Maka berdiri dengan gagahlah menerjang semua rintangan wahai nahkoda. Nahkoda yang akan membawa kapal besar beserta awaknya yang bernama NUSANTARA. 



KARYA

Aksi - Reaksi Kehidupan

Hukum kehidupan memang sangat beragam, salah satunya yaitu aksi reaksi, sebagai contoh apabila kita memberikan sejumlah uang kepada orang yang membutuhkan, maka reaksi dari orang tersebut mungkin akan berterima kasih. Itulah salah satu contohnyaBerbicara mengenai aksi reaksi, saya kaitkan dengan ilmu sains. Hmm sains… Hha,,. Ya mungkin karena saya rasa sains itu dapat dijelaskan dengan theory. sebagaimana contohnya Apabila didalam pelajaran Fisika dikenal [ F.Aksi = - F.Reaksi ] Apasih artinya ?Yuk kita bahas..


Lihat artikel lengkapnya disini

Artikel by: IKA-OSLA

MATERI PRAKTIK TIK

MEMBUAT LOGO

*) dibuat menggunakan CorelDraw

BERIKUT TUTORIAL LENGKAPNYA


setelah selesai, simpan gambar dalam bentuk JPEG,, caranya :
klik file >export, lalu ubah 'type' nya mnjadi JPEG dan klik OK

Lalu, apabila logo sudah dibuat, kita sekarang praktik Ms. Excel


MS. EXCEL

Sebenarnya saya juga masih bingung mengenai fungsi apa saja yang di ujikan
akan tetapi dalam contoh praktiknya itu seperti dibawah ini,,,
jadi, saya sarankan sobat untuk memahami juga fungsi yg ada di Ms. Exel ini
misal, Vlookup, Hlookup dan fungsi IF

Berikut Tutorial Praktik pd Ms. Excel
hanya mengingatkan lagi, saya hanya mengikuti contoh yg ada
jd kurang tahu fungsi - fungsi yg akan digunakan nantinya

Ok, Jika CorelDraw dan Ms. Excel Sudah selesai
sekarag tinggal menggabungkan semuanya di Ms. Word

MS. WORD

Praktik Ms. Word Menggunakan Maillings yaitu membuat surat beserta kop nya dan dapat memuat berbagai tujuan dalam satu surat nantinya,,


Ya, itulah video tutorial Ujian Praktik yg bisa ranra07 share..
Semoga Lancar pd Praktiknya nanti, sekali lg saya ingatkan bahwa ini hanya sebagian kecil, 
jd agar dpt memahami dengan baik sobat dapat memperdalam sendiri

OK TERIMAKASIH
-TUTORIALS BY YURAN RAMADHAN-
"jadilah orang yg bermanfaat bagi orang lain"